untuk melihat Gallery Foto kami, silakan klik disini.
|
 |
| |
 Sifat efisien yang dimiliki polyurethane membuat produk ini memiliki banyak kelebihan. Kegunaannya sangat bervariasi.
Lagi. Sebuah bahan bangunan alternative hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Polyurethane, sebuah bahan bangunan alternative yang memiliki fungsi sebagai material penghambat panas, baru saja diluncurkan ke pasar maret lalu.
Produk ini telah meraih banyak respon simpati konsumen. Bagaimana tidak, produk yang bahannya mirip dengan busa ini dahulu banyak digunakan untuk keperluan kalangan industri – misalnya untuk lemari es, tempat air (termos), pipa gas, dan kilang minyak. Sekarang, Polyurethane telah beralih menjadi produk bahan bangunan alternative yang memiliki banyak keunggulan.
Kini, bangunan rumah, gedung, dan fasilitas lainnya, menuntut bahan-bahan yang berkualias tinggi, kuat, ringan, tampilan bagus, mudah dipasang, awet, dan handal. Dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang tiap tahun semakin meningkat, kualitas bahan bangunan dan tampilan bangunan harus bias diandalkan. Itulah penyebab produsen polyurethane secara konsisten menyarankan kepada kalangan pengembang/konsultan untuk beralih pada bahan ini.
Adalah PT. Mutiara Rizki Sejahtera. Produsen bahan kimia dan kebutuhan industri yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, yang memproduksi bahan bangunan dari polyurethane. “awalnya, polyurethane memang hanya digunakan sebagai pelengkap bahan-bahan dan peralatan industri,” kata T.B. Safrudin, marketing engineering PT. Mutiara Rizki Sejahtera. “Namun, melihat kelebihan yang dimiliki oleh polyurethane, “Kata Safrudin lagi, “Kami memutuskan untuk membuat bahan bangunan alternative dari polyurethane. Itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bangunan yang berkualitas.
|
Bentuknya Cair
|
 Kelebihan utama polyurethane adalah bentuknya yang cair. Untuk pengaplikasiannya, cairan tersebut disemprotkan ke media aplikasi yang diinginkan. Misalnya: dinding, ruang Karaoke, tangki(untuk pelapisan), dan dak beton. Setelah disemprotkan, cairan tadi akan mengering dalam hitungan detik. bereaksi dengan membentuk foam. Gelembung itu lalu menempel erat di permukaan bangunan. Gelembung/foam itulah yang lalu bekerja sebagai penahan rambatan panas, penahan bocor, dan peredam suara. Gelembung tersebut pun cocok menjadi pengganti bahan insulator lain yang sudah ada.
Perihal beban massa yang dimiliki, polyurethane juga mempunyai berat jenis yang tidak membebani suatu bangunan. Sebab, polyurethane sangat ringan. Berat jenis yang dimilikinya hanya sekitar 36 Kg/m3. Hasil pengujian oleh produsen menunjukkan bahwa nilai koefisien rambatan panas yang dihasilkan oleh polyurethane hanya sekitar 0,017. Itu pertanda bahwa setelah ditempeli polyurethane, kapasitas panas yang diteruskan ke suatu bangunan sangat sedikit.
|
Banyak keunggulan
|
 Polyurethane, produk yang awalnya hanya digunakan kalangan industri, memiliki banyak kegunaan. Salah satunya – seperti diulas tadi-adalah sebagai bahan penahan hawa pasa(insulator) yang diakibatkan masuknya sinar matahari, sinar yang menyebabkan ruangan menjadi pengap dan panas. Disini, pemakaian polyurethane pun cukup mudah. Polyurethane di semprotkan ke bagian atas dak rumah. Penyemprotan dilakukan ke tiap bagian yang langsung bersinggungan dengan sinar matahari. “setelah mengering, “ kata Safrudin, “polyurethane mengeras sehingga mampu menahan panas.” Alhasil, suhu ruangan di bawah atap turun, lebih rendah.
Nah, selain sebagai penahan panas, polyurethane juga mempunyai keunggulan sebagai bahan penahan pipa air, alat transport berpendingin, serta pendingin untuk industri maupun rumah tangga. Polyurethane, bahan yang sangat mirip dengan busa, juga banyak digunakan untuk flotation dan pengaturan energi.
Soal harga, anda dapat menghubungi kantor kami atau langsung telephone ke (021) 8935187-88 untuk informasi lebih lanjut |
|
|